Mempertahankan Pernikahan Gak Cukup Hanya Dengan Cinta

Hubungan pernikahan tak selalu indah seperti yang dipaparkan film-film drama atau film kartun anak-anak. Jika kita berpikir cinta bisa mengalahkan segalanya, sebaiknya kita membutuhkan banyak referensi lagi untuk memahaminya dari berbagai sudut pandang.

Contoh kasus, pada sebuah universitas di Australia telah dilakukan penelitian dengan mengambil obyek penelitian berupa 2.500 pasangan suami istri. Mereka diklasifikasi menjadi pasangan yang masih bersama, berpisah (rumah) dan bercerai.

berdasarkan penelitian tersebut terungkap bahwa perbedaan umur yang jauh antara suami dan istri ternyata mempengaruhi hubungan pernikahan. Pria yang lebih tua 9 tahun atau lebih dari sang istri memiliki risiko cerai dua kali lebih besar.

Anak juga memiliki pengaruh besar dalam suatu hubungan pernikahan. Pasangan yang memiliki anak di luar nikah, sebelum meresmikan hubungannya biasanya juga memiliki risiko perceraian yang lebih besar.

Latar belakang keluarga juga memiliki andil dalam sebuah pernikahan. Angka perpisahan pasangan yang orang tuanya bercerai lebih banyak 6 persen ketimbang yang tidak.

Jadi ternyata sebuah pernikahan tak hanya harus didasari dengan cinta saja. Namun banyak juga yang harus kita perjuangkan demi menjaga keutuhannya.

Bagaimana dengan kesiapan kamu dalam menjalin bahtera rumah tangga nanti? Itu harus dipikirkan secara matang. Cinta saja gak cukup untuk mempertahankannya