Yang Harus Dihindari Saat Anda Patah Hati

Dalam suasana hati yang sedang kacau, wanita sering melakukan tindakan-tindakan bodoh yang semestinya tidak perlu dilakukan. Tindakan-tindakan bodoh itu bukan hanya memberi pengaruh buruk terhadap kondisi wanita secara psikologis, melainkan juga secara fisik. Galau ringan sampai berat pun menjadi jembatan di saat-saat kesedihannya, terutama di saat patah hati. Wanita memang sosok makhluk yang sangat sensitif, terutama apabila itu menyangkut masalah cinta. Wanita bisa melakukan apa saja karena kesedihannya setelah putus cinta.

Ok, mungkin untuk beberapa saat Anda boleh menangis dan merasa sangat marah atau menyesal saat patah hati. Namun tidak perlu berlama-lama, karena Anda tetap harus menjalani hidup dan menata kembali masa depan. Boleh galau untuk beberapa saat, tetapi harus ingat untuk move-on.

Berikut adalah beberapa hal yang biasa dilakukan setelah putus cinta yang seharusnya Anda hindari:

Tidak mendengarkan lagu-lagu sedih dan patah hati
Mendengarkan lagu-lagu sedih dan mellow adalah salah satu hal yang paling sering dilakukan wanita saat patah hati. Sudut-sudut rumah dan tempat tidur merupakan tempat favorit bagi wanita untuk menumpahkan seluruh kesedihannya. Sadar ataupun tidak, ini merupakan hal buruk untuk diri sendiri.

Musik memiliki pengaruh yang mendalam pada emosi dan dapat langsung mengubah suasana hati seseorang. Saat Anda memutar lagu sedih, Anda akan mulai memikirkan hubungan yang telah kandas dan teringat pada mantan kekasih. Anda akan teringat pada masa-masa dimana Anda melewati momen-momen indah saat bersama mantan kekasih. Momen-momen yang rasanya susah sekali untuk dilupakan. Musik yang mellow dan bernada “galau” juga bisa mengingatkan Anda pada kejadian-kejadian yang akhirnya menyebabkan Anda patah hati.

Sebaiknya hindari lagu-lagu melankolis yang bisa mengingatkan Anda dengan mantan kekasih. Kita semua mengerti dan memahami bahwa menangis dan merajuk akan membawa perasaan kita ke dalam semacam rasa kepuasan yang aneh, tapi kenyataannya tetap saja bahwa perilaku tersebut terlalu bodoh untuk dilakukan. Bahwa dengan menangis terus-terusan dan menyesal tidak akan membuat keadaan Anda berubah. Malah sesungguhnya Anda tengah menyiksa diri Anda sendiri.

Jauhi Minuman Alkohol
Minum alkohol dan mabuk merupakan kecenderungan lain saat patah hati. Tetapi faktanya minum-minuman keras tidak akan memperbaiki keadaan. Meneguk minuman sampai Anda mabuk mungkin akan membantu untuk melupakan mantan kekasih selama beberapa jam, namun setelah itu perasaan hancur akan datang kembali dengan cara yang lebih kuat.

Hal buruk dari efek alkohol juga dapat menyakiti diri Anda sendiri seperti memukul dan menangis secara hebat. Penderitaan belum berakhir setelah sadar. Saat tersadar, Anda akan merasakan sakit kepala dan lebih merasa tidak berdaya dan dirugikan. Selain pikiran Anda yang tidak karuan, badan menjdi tidak sehat, uang di kantong habis pula karena alkohol. Rugi berlipat ganda, bung!

Jangan menunjukkan rasa sakit Anda
Hati Anda begitu sakit dan terpuruk, tapi Anda tetap harus terlihat tenang dan bahagia, terutama jika mantan Anda berada di sekitar Anda. Jangan biarkan dia mengetahui keadaan buruk Anda dan kekacauan hati Anda setelah putus dengannya. Tunjukkan bahwa Anda bisa bertahan meski tanpa dia, atau Anda malah bisa menjadi lebih baik tanpa dia.

Ketika ia bersenang-senang, Anda juga harus terlihat kuat dan bahagia dengan kehidupan saat ini. Hal ini lebih terlihat elegan dibanding Anda sedih dan semua orang mengetahui keterpurukan Anda. Agar Anda tidak terus-terusan teringat dengan mantan Anda dan masih teringat dengan rasa sakit Anda, cobalah untuk hang out dengan teman-teman Anda, shopping, ataupun ikut berorganisasi dan ikut serta di dalam berbagai kegiatan positif lainnya. Disinilah peran teman sejati untuk mendampingi Anda menghadapi masa-masa sulit. Dengan berteman dan berkenalan dengan banyak orang, kemungkinan besar Anda akan menemukan pasangan yang lebih cocok dan baik untuk kehidupan Anda ke depannya.