Janji-janji pria yang beristri – Berhati hatilah

Sebaiknya, wanita tidak bermain api dengan menjalin hubungan dengan seorang pria beristri. Memang layaknya pria yang belum menikah, pria beristri juga berusaha menyakinkan kekasih hatinya dengan janji manis. Malah lebih dari itu, lelaki yang beristri bisa berbuat apa saja untuk membujuk rayu anda dengan janji manis untuk menjerat anda. Hal ini dikarenakan pria yang sudah beristri bahkan lebih berpengalaman daripada yang belum. Anda harus berhati-hati supaya tidak terjebak dan terlena dalam janji manis pria beristri. Dibawah ini adalah beberapa janji pria beristri yang digunakan untuk memikat wanita.

Janji-janji pria yang beristri
“Istriku akan kuceraikan”

Janji yang ini sering diberikan oleh pria yang memiliki istri. Apakah janji itu akan ditunaikan? Tentu saja tidak. Ia tidak akan berjanji lebih jauh dan memberikan berbagai alasan yang digunakan untuk menyakinkan anda. Misalnya mengatakan bahwa prosesnya masih di pengadilan. Mengatakan bahwa anda harus bersabar. Hal ini dikarenakan bercerai itu bukan suatu perkara yang mudah bagi seorang pria. Pada umumnya pria akan lebih memilih untuk tetap mempertahankan perkawinannya dibanding bercerai meskipun ia belum mendapatkan kebahagiaan yang dicari selama ini dicarinya. Apalagi jika pria tersebut sudah diberikan putra atau putri. Sekeras apapun pria, sulit baginya jika harus kehilangan anak-anak ketika bercerai. Jadi jangan mengharapkan bahwa janji ini terpenuhi. Sekalipun terpenuhi, apakah ada jaminan bahwa ia tidak mengulangi hal yang sama kepada anda sebagaimana yang ia lakukan pada istri pertamanya?
“Aku berjanji akan menikahimu”

Banyak sekali wanita yang tertipu dengan janji manis ini. Ucapan ini berulang kali dilontarkan oleh pria yang berusaha untuk menyakinkan wanita tentang keseriusannya kepada anda. Padahal cara ini hanya untuk menenangkan wanita dan membuat wanita memberikan apa yang ia inginkan. Janji ini umumnya terpaksa dibuat supaya wanita tidak berpaling pada cinta yang lain. Yang menjadi masalah adalah, bagaimana ia akan memenuhi janjinya itu sementara ia masih terikat sebagai suami wanita lain? Apalagi jika ia sudah memiliki anak. Yang perlu wanita sadari adalah pada hakikatnya hanya segelintir pria yang benar-benar mau untuk menceraikan istrinya semata-mata untuk menikahi kekasihnya. Itupun kebanyakan jika wanita itu memberikan benefit yang luar biasa padanya.
“Aku pasti akan datang ke rumahmu”

Bagi pria yang beristri, pertemuan dengan orang tua kekasihnya menjadi sebuah resiko yyang besar sekali. Pertama, hal ini menandakan bahwa anda serius dengan hubungan anda, padahal ia sudah memiliki komitmen lainnya. Kedua, ia tidak siap dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh orang tua kekasihnya. Yang jelas, ia merasa takut jika rahasianya terbongkar. Maka untuk menghindari segala masalah yang mungkin timbul, maka ia akan memberikan janji manis untuk menemui orang tua wanita. Padahal sebenarnya ia tidak berminat untuk berjumpa dengan mereka. Seringkali mereka akan memberikan banyak alasan untuk menghindari pertemuan ini.
“Hanya kamu yang ada di hatiku”

Memang ucapan ini sering membuat wanita melayang terbang tinggi. Pria tahu bahwa wanita akan cair hatinya saat mendengar kata-kata ini. Namun sebaiknya wanita tidak mudah percaya sebelum melihat buktinya. Hal ini akan menjadi pembohongan besar jika ia masih memiliki istri. Selama ia masih memiliki istri, apalagi dengan anak, wanita harus tahu bahwa merekalah yang mendapat tempat di hati pria.
“Aku akan selalu membahagiakan hatimu”

Kalimat ini tentu saja hanya janji manis belaka. Jika dia masih memiliki istri dan anak, bagaimana dia bisa membahagiakan wanita lain? Bagaimana bisa membahagiakan wanita jika keinginan wanita itu tidak dapat ia penuhi? Meskipun ia telah memberikan hadiah mahal kepada kekasihnya, namun sebenarnya bukan itu saja yang wanita harapkan. Wanita pada umumnya menginginkan hubungan yang stabil, bertangggungjawab dan mampu bersama pria iru selama-lamanya. Tentu saja hal ini tidak akan mampu ditunaikan karena adanya komitmen dengan wanita lain yang lebih sah.
Aku akan selalu bersamamu saat kau memerlukan

Janji ini sering digunakan pria beristri untuk merayu kekasih gelapnya. Yang kita tahu, tentu saja hal ini tidak akan terjadi. Ia tidak akan bisa memenuhi janji ini. Bagaimana bisa dia menemani kekasihnya saat diperlukan jika ia dan kekasihnya hanya bertemu pada saat-saat tertentu saja? Ketika kekasihnya menghubunginya dirumah tentu saja akan menjadi masalah besar. Wanita tidak dapat berharap banyak dari pria yang beristri. Oleh karena itu, wanita sebaiknya menghindari bermain api bersama pria yang sudah beristri. Jangan sampai anda mendapatkan cap sebagai wanita pengganggu rumah tangga orang. Percayalah, cap itu sangat buruk sekali.

Iklan