Hal yang dilakukan sebelum menentukan kekasih hati

Apa yang dilakukan sebelum menentukan kekasih hati ?

Seringkali apa yang kita dapatkan tidak sesuai dengan kenyataan. Semua orang pasti ingin mendapatkan kekasih yang good looking, cerdas, sopan dan kalau bisa sih dari kalangan berada. Namun khayalan bisa jadi tidak sesuai dengan kenyataan. Lantas anda jadian dengan seorang yang menurut anda tidak sesuai dengan harapan, hanya karena gengsi tidak punya kekasih. Dengan ini sebenarnya anda sudah menyiksa orang lain dengan seringnya menganggap bahwa si dia yang salah. Sikap ini membuat si dia merasa terus dituntut dan merasa bersalah. Nah, daripada menyakiti orang lain demi gengsi, ada baiknya kita mengetahui apa saja yang bisa kita lakukan sebelum menjalin kasih dengan seseorang. menentukan kekasih hati
Tidak berpacaran karena ingin melupakan masa lalu

Sebaiknya anda tidak menerima atau mencari kekasih baru jika memang hanya untuk melupakan kekasih lama yang tidak lekas hilang dari ingatan anda. Meskipun kekasih baru anda itu secantik atau setampan apa, jangan anda lakukan ini. Kelak, kekasih baru anda pasti akan mengetahui bahwa dirinya hanyalah cadangan atau pelarian saja. Jika ini terjadi, meskipun cinta anda sudah berbalik menjadi tulus dan ikhlas padanya, ia tetap akan tersiksa. Ia pasti akan membandingkan diri dengan kekasih anda sebelumnya. Ada baiknya sebelum memastikan akan menjalin hubungan dengan orang yang baru, tidak ada klausul karena hubungan lama anda yang berantakan. Fokuslah dulu kepada hubungan anda dengan orang baru, sehingga ketika anda menyatakan cinta, itu memang benar dari hati yang terdalam, bukan emosi yang timbul karena mantan pacar sudah punya pasangan lagi.
Tidak terlalu banyak menuntut

Seseorang bisa saja berdoa kepada Tuhan untuk dikirimkan kekasih yang baik hati dan mencintai setulus merpati. Namun kekasih yang didatangkan Tuhan seringkali tidak sesuai dengan harapan anda, tidak bisa memuaskan keinginan anda. Namun percayalah bahwa Tuhan itu adil, bagaimana mungkin Tuhan mengirimkan orang baik kepada anda jika anda sendiri tidak baik? Lagipula, cinta adalah penggabungan dua hati dan mana mungkin penggabungan itu bisa sempurna tanpa ujian? Kadangkala ada rasa sakit, entah itu si dia atau anda. Namun jangan sampai anda menjadikan kekasih seperti budak yang memuaskan anda, sedangkan anda enggan untuk menyayanginya dengan maksimal. Akan lebih baik menerima orang yang biasa saja namun mencintai kita apa adanya, daripada seorang kekasih yang super hebat namun membuat anda tidak berharga atau bahkan menderita.
Jangan pelit dalam menolong orang lain

Orang yang baik, meskipun tidak mengumumkan kebaikannya pasti akan diperhatikan oleh orang lain. Menolong tanpa pamrih harus anda kembangkan dan biasakan dalam diri anda. Lidah manusia itu lebih tajam daripada pedang apapun di dunia ini. Testimoni atau pengakuan orang lain tentang diri anda dapat menjadi poin penting yang bisa dipertimbangkan oleh calon pasangan anda kelak. Ketulusan anda dalam menolong orang lain dapat menjadi poin penting yang dipertimbangkan, sebagai modal mencari kebahagiaan dalam rumah tangga.

Jadi inti dari ketiga hal diatas adalah sebelum anda menuntut untuk mendapatkan kekasih yang baik, anda harus instropeksi diri terlebih dahulu, apakah anda cukup pantas mendapatkan kekasih yang baik. Jika anda sudah menyulap diri anda menjadi pribadi yang dapat mengatasi masalah sendiri dan juga mengatasi masalah orang lain, maka anda sudah menjadi pribadi pilihan. Tidak akan lama sebelum kekasih yang baik itu didatangkan Tuhan kepada anda. Semoga bermanfaat.