Renungan Bodoh Ku

Manusia tidak kekal dan tidak abadi….
hanya seketika kita melalui jalannya
dunia,dan kemudian menghilang…..
Lembaran-lembaran makhluk berkembang
sesa’at
kemudian dengan cepat di gulung kembali
oleh kebinasaan….
Kita membina dan membuat…!!!
bukankah manusia itu bangunan dan
buatan,siapa gerangan tukang dan
pembinanya…???
Segala kainat dan wujud kehidupan timbul
dan tenggelam….
Rahasia apakah ini dan kemusykilan apa
pula yg bersemi di dalamnya…???
“Ada dan tiada,Dunia dan fana”
Wahai Matahari yang cemerlang….
adakah tersimpan dalam cahaya mu itu
rahsia wujud…???
Tetapi engkau sendiri pun tiada terlepas dari
kawa’id kehidupan kainat yang lain :
“Terbit dan Terbenam”
Kehidupan dan Kematian mengunjungi engkau
silih berganti….!!
Wahai Angin Pagi….
bernafaslah engkau di gunung dan dilembah
menghembuskan kesejukan dan keharuman…..
bisikkanlah pada jiwa ini tentang rahsia
wujud !!!
Wahai Angin Malam….
Kipasilah jiwa ini dengan nafas kebenaran
dan kerahmatan
sehingga diri ku mendapat jalan lempang
menuju kehidupan yang sebenar nya….
Apakah yang dapat di katakan pada jiwa ini
jikalau kehidupan akan berkesudahan dengan
kematian…???
Riwayat mereka yang telah berangkat
dari kurun ke kurun,mendahului kita
mencerminkan tamsil ibarat….
Bila ku perhatikan kamar kematian,
tidak ada pintu keluar daripadanya,
ku yakin kita semua menuju kedalam nya…
tidak kembali orang yang telah pergi
tidak kekal orang yang masih tinggal,,
yakinlah aku sekarang…
bahwa aku akan berangkat juga menyusuli
mereka…
Wahai Jiwa ku yang malang….
Sesungguhnya kematian adalah janji yang di
tepati
tapi mengapa kau tak pernah peduli…???
engkau memilih dunia yang hina ini.
Dalam doa kau meminta Khusnul Khotimah
tapi pandangan mu akan dunia tak terarah…..
kau masih mencari dunia yang belum
terjamah
hingga lupa keinginan mu meraih Jannah
kau selalu saja terbuai dalam angan dan
mimpi indah…!!
Wahai diri ku yang bimbang….
coba renungkan nasib mu di akhirat nanti
sekali-kali kau takkan dapat melarikan diri
dari panas dan terik nya matahari
dari dosa-dosa yang kau lakukan setiap
hari….!!
Yaa Rabbi….
Engkau yang maha mendengar
dengarkan munajat ini Ya Rabbi….
berikan kesempatan untuk ku,
Memperbaiki dan mensucikan diri
jadikan diri ini bersih
sehingga sa’at menghadap-Mu nanti
aku dalam keadaan yang suci
seperti pertama kali dulu ku terlahir dan
bernafas di dunia ini
yang polos tiada dosa yang menghuni…
“Allahumma hawwin ‘alaina fii sakaratil maut”
Jadikanlah hati ini ikhlas
sa’at malaikat maut datang menyapa
dan jadikan kematian ku kelak sebagai
kematian,”KHUSNUL KHATIMAH”a