SURGA (JANNAH)

itu adalah sebuah tempat diSurga (Jannah)
alam akhirat yang di percaya oleh para
penganut beberapa agama sebagai lokasi
berkumpulnya manusia yang semasa hidup di
dunia berbuat kebajikan sesuai ajaran agama
nya.
Itulah pengertian Surga menurut om
Wikipedia.
Allah berfirman dalam Qur’an Surah Hud Ayat
108 (artinya) :
“Adapun orang-orang yang berbahagia, maka
tempatnya di Dalam Surga. Mereka kekal
didalamnya selama ada langit dan bumi,
kecuali jika Tuhan mu menghendaki (yang
lain ) ; sebagai karunia yang tiada putus-
putusnya.”
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam
bersabda :
Dari Abu Hurairah, ia berkata dari Nabi,
beliau bersabda : Allah berfirman (artinya) :
“Aku sediakan untuk hamba-hamba-Ku yang
saleh sesuatu yang belum pernah dilihat oleh
mata dan tidak pernah didengar oleh telinga
serta tidak terbesit dalam hati manusia.
Bukti kebenaran itu terdapat dalam Al
Qur’an ; Seorang pun tidak mengetahui apa
yang disembunyikan untuk mereka yaitu
(bermacam-macam nikmat) yang
menyenangkan pandangan mata sebagai
balasan terhadap apa yang telah mereka
kerjakan.” ( Shahih Muslim No. 5050)
BANGUNAN NYA SURGA
Bangunan nya terbuat dari perak dan emas
serta temboknya terbuat dari misk dan
kerikil-kerikilnya terdiri dari mutiara dan
yakut serta debunya terbuat dari za’faran.
PINTU-PINTUNYA
Di dalam surga tersebut terdapat delapan
buah pintu. Ada sebuah pintu yang namanya
“RAYYAN” yang hanya bisa di masuki oleh
orang-orang yang berpuasa dan lebar
pintunya seperti jarak seorang pengendara
yang cepat selama tiga hari.
DERAJAT-DERAJATNYA
Di dalam Surga tersebut terdapat seratus
derajat, di antara satu derajat dengan derajat
yang lain di umpamakan seperti langit dan
bumi. Dan surga firdaus merupakan surga
yang paling tinggi, darinya mengalir sungai-
sungai surga sedangkan di atasnya terdapat
ARSY AR RAHMAN.
SUNGAI-SUNGAINYA
Di dalamnya terdapat sungai- sungai dari
madu yang sangat jernih, sungai dari susu,
sungai dari khamar yang memberi
kenikmatan bagi para peminumnya dan
sungai dari air serta di dalam nya terdapat
sungai Kautsar untuk Nabi Shalallahu ‘Alaihi
Wasallam yang lebih putih dari susu dan
lebih manis dari madu, di sungai tersebut
terdapat burung yang lehernya seperti leher
onta.
POHON-POHONNYA
Di Surga terdapat pohon yang apabila
seorang pengembara itu berjalan di bawah
naungannya selama seratus tahun belum
keluar dari naungannya, pohon-pohonnya
kekal buahnya dekat lagi rendah dan
berjuntai mudah di ambil.
KEMAH-KEMAH NYA
Di dalamnya terdapat kemah kosong yang
terbuat dari mutiara yang luas nya 60 mil
pada setiap sudut. Di setiap kemah ada
penghuninya yang orang-orang mukmin
berjalan mengelilinginya.
PARA PENGHUNI SURGA
Para penghuni surga mulus, tampan, bercelak
dan mereka akan senantiasa muda, dan
pakaiannya tidak pernah usang, golongan
pertama yang masuk surga keliahatan seperti
bulan purnama.
Mereka tidak pernah kencing dan berak,
mereka tidak beringus dan meludah. Sisir
mereka terbuat dari emas dan bejananya
terbuat dari misk.
WANITA PENGHUNI SURGA
Sekiranya seorang wanita penghuni surga di
turunkan ke bumi maka teranglah segala apa
yang di langit dan bumi, tulang sum-sum
keduanya kelihatan di belakang daging
betisnya dan kerudungnya itu lebih baik dari
dunia dan isinya.
ORANG YANG PERTAMA MASUK SURGA
Yang pertama masuk surga adalah Nabi
Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa salam dan
dari tiga golongan yaitu : Orang yang syahid,
Orang yang menjaga kehormatan serta
kesucian diri dan Orang yang baik dalam
beribadah kepada Allah dan menasehati
walinya.
NIKMAT-NIKMAT LAIN TERHADAP PENGHUNI
SURGA
Dikatakan kepadanya berangan-anganlah
kamu maka ketika itu mereka berangan-
anganlah kamu maka di katakan padanya
bagi mu apa yang kamu angankan bahkan
sepuluh kali lipat dari dunia.
PEMBANTU AHLI SURGA
Mereka adalah anak-anak kecil yang tidak
bertambah umurnya, jika kamu melihat
mereka kelihatan seperti mutiara yang
beterbangan, mereka tersebar untuk
memenuhi kebutuhan tuannya.
MELIHAT ALLAH
Di antara nikmat terbesar dari Allah
Subhanahu Wa Ta’ala bagi penduduk surga
adalah melihat Rabb ‘Azza wa Jalla.
“Wajah orang-orang mukmin pada hari itu
berseri-seri kepada Rabbnya, mereka
melihat.” (QS. Al Qiyaamah : 22-23)
KEKEKALAN
Allah berfirman dalam Surah Hud ayat 108 :
“Adapun orang-orang yang berbahagia maka
tempatnya di dalam surga, mereka kekal di
dalamnya selama ada langit dan bumi kecuali
jika tuhan mu menghendaki (yang lain) ;
sebagai karunia yang tiada putus-putusnya”.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam
bersabda :
“Apabila Allah memasukkan ahli jannah ke
dalam jannah dan ahli naar ke dalam naar,
didatangkanlah kematian (dalam bentuk nyata)
lalu ditempatkan di atas jembatan yang
terletak di antara jannah dan neraka,kemudian
Allah menyeru ahli jannah :
“Wahai segenap ahli jannah” maka datanglah
mereka dalam keadaan takut.
Kemudian di katakan kepada ahli naar :
“Wahai segenap penghuni neraka” maka
datanglah mereka dalam keadaan mengharap
kabar gembira akan memperoleh syafa’at.
Maka di katakan kepada ahli jannah dan
nar :
“Apakah kalian menyaksikan ini ?”
Mereka menjawab : “Ya kami mengetahuinya,
itu adalah kematian yang telah di utus
kepada kami, maka di baringkanlah kematian
itu dan disembelih di atas tempat perbatasan
antara jannah dan naar lalu di katakan
kepada mereka :
“Wahai ahli jannah, kalian kekal didalamnya
dan tidak akan pernah mati”
dan di katakan pula kepada ahli naar :
“Wahai ahli naar, kalian kekal didalamnya
dan tidak akan pernah mati.” (HR. Muslim)
Saudara Semua,
Setelah bergelut dalam keimanan di dalam
tingkatan-tingkatan manusia dan mengingatkan
akhirat, kita mohon kepada Allah Subhanahu
Wata’ala agar Dia menerima amal-amal
Shalih kita, dan agar kita diteguhkan atas
Islam.
Semoga Allah tidak menjadikan kita termasuk
orang-orang celaka yang diharamkan dari
kebaikan. Dan menjadikan kita orang-orang
yang bahagia di hari kiamat.
Sebagaimana kita mohon kepada Allah agar
menjadikan kita itu cinta akhirat.
Berkata Ibnu Qayyim Al Jauziah di dalam
kitab Al Fawaid :
“Jika seorang hamba di pagi hari dan sore
hari tidak mengharapkan kecuali Allah maka
Allah menanggung segala kebutuhan nya dan
Allah akan memenuhi apa yang yang
diinginkankan nya, hati itu terfokus untuk
mencintai-Nya, lisan untuk berdzikir kepada
Allah dan badan nya hanya untuk taat
kepada-Nya”
“Dan bila pada pagi hari dan sore hari dunia
menjadi tujuannya, maka Allah membawa
keinginannya tersebut dan duka citanya lalu
melimpahkan pada jiwanya.
Maka hatinya disibukkan dengan mencintai
makhluk dari mencintai-Nya, lisannya dengan
menyebut mereka dan anggota tubuhnya
untuk taat kepada manusia”.
Allah berfirman (artinya) :
“Barang siapa yang berpaling dari pengajaran
Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Qur’an), Kami
adakan baginya syaitan (yang menyesatkan)
maka syaitan itulah yang menjadi teman
yang selalu menyertainya” . (QS. Az
Zukhruf : 36)
Dalam menguraikan artikel tentang Perjalanan
Seorang Hamba Menuju Rabbnya ini, kami
telah berupaya untuk memaparkan persoalan
ini dengan sesederhana mungkin agar
memudahkan kita untuk memahami nya.
Sebagaimana kami juga mendapatkan
kemudahan dalam mencari faedah dari nash-
nash yang shahih baik dari Al Qur’an
maupun dari Sunnah.
Dengan berakhirnya pembahasan tentang
Surga (Jannah) ini maka usai sudah kategori
Hidup Sesudah Mati yang dimulai dari Alam
Kubur sampai pada Jannah.
Kalau ada kekeliruan pada artikel kami, itu
murni dari kesalahan kami sendiri, untuk itu
kami minta ma’af pada saudara semua dan
kita kembalikan kebenarannya pada Yang
Maha Mengetahui Allah Rabb semesta alam.
Wallahu a’lam bish-shawab !