TELAGA (AL HAUDH)

Setiap Nabi mempunyai Telaga , tetapi telaga
Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa salam
lebih besar , lebih agung dan lebih luas dari
yang lain sebagaimana sabda Rasulullah
Shalallahu ‘Alaihi Wa salam :

“Sesungguhnya setiap Nabi mempunyai telaga
dan mereka membanggakan diri siapa
diantara mereka yang paling banyak
pengunjungnya . Dan saya berharap menjadi
orang yang telaganya paling banyak
pengunjungnya” . (HR. Bukhari dan Muslim)
Telaga (AL HAUDH) ini merupakan lanjutan
dari postingan kami terdahulu
MIZAN yaitu
sesuatu yang diletakkan oleh Allah
Subhanahu wa ta’ala pada hari kiamat untuk
menimbang amalan-amalan hamba-Nya .

Masih dalam kisah perjalanan seorang hamba
menuju Rabbnya dalam arena
Padang
Mahsyar yang dahsyat dan alam akhirat
yang tak terbatas oleh ruang dan waktu .

SIFAT TELAGA

Air nya lebih putih dari susu dan lebih manis
dari madu . Bau nya lebih harum di
bandingkan minyak misk dan bilangan gelas-
gelasnya seperti jumlah bintang-bintang di
langit . Air Telaga ini ber sumber dari sungai
al Kautsar yang ALLAH berikan untuk Rasul-
Nya di surga .

Umat Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa
salam mendatangi air tersebut dan barang
siapa minum darinya satu teguk maka tidak
akan merasa haus selama-lamanya . Panjang
Telaga itu adalah lamanya sejauh perjalanan
satu bulan dan lebarnya juga sejauh
perjalanan satu bulan dan pojok-pojoknya juga
sama .

Untuk lebih jelasnya , mari kita simak Sabda
Rasulullah berikut ini :
Hadits riwayat Sahal Radhiyallahu ‘anhu , ia
berkata : Aku pernah mendengar Nabi
Shalallahu ‘Alaihi Wa salam bersabda : “Aku
mendahului kalian berada di telaga . Barang
siapa yang sampai di sana tentu dia akan
minum dan siapa yang telah minum niscaya
tidak akan merasa dahaga selama-lamanya .
Sungguh akan datang kepadaku kaum-kaum
yang aku kenal dan mereka mengenal aku
kemudian terdapat penghalang antara aku dan
mereka” . (Shahih Muslim No. 4243)
Hadits riwayat Abdullah bin Amru bin Ash
Radhiyallahu ‘anhu , ia berkata : Rasulullah
Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :

“Telaga ku seluas perjalanan selama satu
bulan dan panjang tepi-tepinya sama
demikian . Airnya lebih putih dari susu ,
aromanya lebih wangi dari minyak misk ,
cangkirnya sejumlah bintang-bintang yang ada
di langit . Barang siapa yang telah meminum
air telaga tersebut niscaya dia tidak akan
merasa dahaga selama-lamanya” . (Shahih
Muslim No. 4244)

Dan sesungguhnya sebagian umat
Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa salam akan
mendatangi telaga tersebut namun mereka
terhalangi , Maka dari itu Rasul berkata :

“Ya ALLAH , mereka itu sahabatku…! Maka
di katakan , “Sesungguhnya kamu tidak tahu
apa yang dilakukan mereka
sepeninggalmu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits riwayat Asma binti Abu Bakar , ia
berkata : Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa
salam bersabda :

“Aku berada di tepi telaga untuk melihat
siapa saja di antara kalian yang akan minum
dari telagaku . Dan akan ada sekelompok
manusia yang akan dihalangi lalu aku
bermohon :

“Wahai Tuhan ku , mereka adalah sebagian
dari diriku dan termasuk umatku” . Kemudian
dikatakan :

“Tidak tahukah engkau apa yang telah
mereka perbuat sesudah mu ? Demi Allah !
Mereka langsung kembali kepada kekafiran
sepeninggalmu” . (Shahih Muslim No. 4245)

Hadits riwayat Uqbah bin Amir Radhiyallahu
‘anhu : Bahwa pada suatu hari Rasulullah
Shalallahu ‘alaihi wa salam keluar untuk
menyalatkan jenazah syuhada Uhud .
Kemudian beliau beralih ke atas mimbar dan
bersabda :

“Sesungguhnya aku akan mendahului kalian
dan aku akan menjadi saksi atas kalian .
Demi Allah , sesungguhnya sekarang ini aku
sedang melihat telaga ku .
Sesungguhnya aku telah diberikan kunci-kunci
kekayaan bumi atau kunci-kunci bumi .
Sesungguhnya demi Allah , aku tidak
khawatir kalian akan kembali musyrik
sepeninggal ku tetapi aku khawatir kalian
akan berlomba-lomba dalam kehidupan
dunia” . Shahih Muslim No. 4248

Luas Telaga (AL HAUDH) Rasulullah
Shalallahu ‘alaihi wa salam
Hadits riwayat Anas bin Malik Radhiyallahu
‘anhu : Bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi
wa salam bersabda :

“Telagaku kira-kira seluas antara kota Aylah
sampai kota Shan’a yang berada di Yaman .
Sesungguhnya di sana terdapat cangkir
minum sebanyak jumlah bintang-bintang di
langit” . Shahih Muslim No. 4258

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam
dan semoga shalawat dan salam tetap
tercurahkan kepada Junjungan kita Nabi
Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa salam dan
kepada keluarga , sahabat serta seluruh
pengikut beliau .

Mari kita berdoa kepada Yang Maha Kuasa
agar senantiasa melaksanakan Perbuatan-
perbuatan yang menyebabkan kita boleh
meminum dari telaga (haudh) Nabi
Muhammad SAW , Berpegang teguh kepada
kitab Allah dan sunnah Rasulullah serta
menjauhi semua bid’ah dan dosa-dosa besar .
Aamiin…..
Seperti biasa nya , atas segala kekurangan
dan kesalahan kami mohon ma’af yang
sebesar-besarnya dan selanjutnya
“Masa
Ujian Bagi Kaum Mukminin”…,,wallahu a’lam
bishshawabh

Iklan