PROSES KEJADIAN ADAM

Proses Kejadian Adam ini merupakan lanjutan
dari postingan terdahulu yaitu tentang
Riwayat Asal Kejadian Nabi Adam A.S dan
tanpa banyak basa-basi , ada baik nya kita
langsung meluncur…….

Dijadikanlah pada tubuh Adam 9 rongga atau
liang . 7 buah liang di kepala dan 2 buah
liang di bawah badan letaknya .
7 buah letaknya di kepala : 2 liang mata , 2
liang telinga , 2 liang hidung dan 1 liang
mulut .

Yang 2 macam dibawah : 1 liang kemaluan
dan 1 liang dubur .
Dijadikan pula 5 buah panca indera :

1. Mata alat penglihatan
2. Hidung alat penciuman
3. Telinga alat pendengaran
4. Mulut alat perasa manis , asam dan
sebagainya
5. Anggota tubuh lainnya seperti kulit ,
telapak tangan , untuk perasa ; halus , kasar
dan sebagainya .
Ketika ALLAH akan jadikan patung Adam ,
tanah itu dicampuri air tawar , air asin , air
hanyir , angin , api . Kemudian ALLAH
resapkan Nurhaknya patung Adam dengan
berbagai macam ”Sifat.”
Lalu patung Adam itu digenggam dengan
genggaman “Jabarut” , kemudian di dalam
“Alam Malakut.”
Sesungguhnya tanah yang akan dijadikan
”Patung Adam” adalah tanah pilihan
sebagaimana di terangkan pada postingan
sebelum ini .

Maka sebelum dijadikan patung , tanah itu
dicampuri dengan istilah rempah-rempah ,
wangi-wangian dari Nur Sifat ALLAH dan
disirami dengan air hujan “Bahrul-Uluhiyah”
kemudian patung itu di benamkan dengan air
”Kudratul-‘Izzah-Nya” yaitu sifat ”Jalal dan
Jammal” , lalu diciptakan menjadi patung
Adam yang sempurna .
Coba kita perhatikan firman ALLAH dalam
surat Ad-Dahr ayat 1 yang bunyi nya
sebagai berikut :

“Apakah tidak datang kepada manusia kabar
berita suatu zaman yang tidak dapat disebut-
sebut menurut perhitungan manusia ?”

Yang maksudnya ALLAH ciptakan alam
semesta dan termasuk Adam dalam waktu
yang sangat lama , yang tidak dapat di
taksir dan dikira-kira menurut perhitungan
manusia zaman sekarang .
Menurut keterangan ulama , ketika patung
Adam diselubunginya dalam waktu 120
tahun . 40 tahun di tanah yang kering , 40
tahun di tanah yang basah dan 40 tahun di
tanah yang hitam dan berbau .
Kemudian ALLAH rubah patung Adam dengan
rupa kemuliaan . Maka tertutuplah
pemandangan mata malaikat dari pada
melihat hakikat sebenarnya . Mereka
memandang rendah akan bakal kejadian
Adam lantaran menurut penglihatan yang
nyata asal kejadian Adam . Tiada lain
sebabnya dari kurangnya ma’arifat mereka .
Memang para Malaikat telah mengetahui
bahwa Adam ini akan menjadi Khalifah Tuhan
di dunia . Sudah tentu mereka merasa
heran , mengapa orang yang akan menjadi
khalifah Tuhan demikian asal kejadiannya
berbeda dengan mereka bangsa malaikat
yang mereka tahu bahwa asal kejadian
mereka dari cahaya .
Demikian pula ruh , ketika ruh itu diperintah
masuk ke dalam patung Adam , ia pun
enggan . Segan dan malas untuk masuk ke
tubuh Adam yang masih merupakan patung
yang kini sudah mengeras seperti batu .

Ruh itu bukannya masuk , malah berputar-
putar , mengitari patung Adam yang terhantar
di situ yang di kelilingi malaikat yang
menyaksikan seperti Jibril , Mikail , Israfil ,
Izra’il dan malaikat yang lain-lain .

Kemudian ALLAH menyuruh malaikat Izra’il
untuk memaksakan ruh itu masuk ke dalam
tubuh Adam . Lalu akhirnya ruh itu mau
tidak mau ia terpaksa menyerah di tangan
Izra’il , ia dimasukkan ke tubuh Adam dan
ruh itu masuk perlahan-lahan sampai batas
kepalanya saja 200 tahun lamanya .
Demikianlah ALLAH memberi kekuatan
kepada Izra’il dapat memasukkan ruh itu ke
dalam tubuh kasar Adam . Dahulu Izra’il
yang ditugaskan mengambil tanah untuk
menjadikan Adam , dan kini dia pula yang
ditugas kan untuk memasukkan ruh ke dalam
tubuh Adam dan kemudian nanti Izra’il pulalah
yang ditugaskan untuk mencabut nyawa
Adam .

Setelah ruh itu meresap di dalam kepala
Adam , lalu terjadilah otak dan tersusun urat-
urat syarafnya dengan sempurna , yaitu
seperti telah dikatakan selama 200 tahun .

Kemudian terjadilah matanya . Seketika itu
matanya melek terbuka melihat dan melirik
ke kiri dan ke kanan . Ia melihat juga ke
bawah yang sebagian badannya masih
merupakan tanah keras . Dilihatnya kiri dan
kanan para malaikat yang sedang menonton
kejadian dia .

Ketika itu telinga Adam telah dapat
mendengar betapa para malaikat mengucap
tasbih memuji kebesaran ALLAH , dengan
macam-macam ucapan kalimat tasbih dengan
lagu-lagu yang merdu sekali dan
mengasyikkan .

Kemudian ketika ruh sampai batas hidungnya
lalu ia bersin serta mulutnya terbuka . Ketika
itu ALLAH ajarkan mengucap
“Alhamdulillah” ,
itulah ucapan Adam pertama kali di hadhirat
ALLAH .

Lalu ALLAH berkata :
“Yarhamukallaah” yang artinya :
“Semoga engkau diberi Rahmat ALLAH”

Oleh karena itu jika orang bersin sunat
mengucap “Alhamdulillah” dan orang yang
mendengarnya sunat mengucap

“Yarhamukallaah”.
Kemudian ketika ruh sampai di dadanya ,
tiba-tiba saja ia mau bangun . Padahal
sebagian badannya ke bawah masih menjadi
tanah keras .

Disini menunjuki sifat manusia yang suka
tergesa-gesa (tidak sabaran) . Sebagaimana
firman ALLAH dalam Surat Al-Isra’ ayat 11 :

“Dan adalah manusia itu , suka tergesa-
gesa”
Lalu ketika ruh itu sampai di perutnya maka
terjadilah susunan isi perutnya dengan
sempurna . Maka seketika itu terasalah
lapar , kemudian terus ruh itu meresap
sampai ke seluruh tubuh Adam , tangan kaki
lalu terjadi darah daging dan tulang , urat-
urat , berkulit dengan sempurna , yang mana
kulit itu kian lama kian bagus dan halus .

Begitulah proses kejadian-kejadian tubuh
Adam .
Menurut riwayat , ketika Adam masih berada
di Syurga sangat bagus sekali kulitnya tidak
seperti warna kulit kita sekarang ini .

Karena setelah Adam diturunkan ke dunia ,
terjadilah perubahan warna kulitnya . Yang
masih tertinggal warnanya hanya pada kuku
manusia , hal ini kita bisa lihat meskipun
orang kulitnya hitam tapi warna kuku adalah
sama ialah putih kemerah-merahan .

Suatu keterangan bahwa Nabi Adam A.S
dijuluki ”Abul-Basyar” yaitu “Bapak nya
Manusia” dan Nabi Muhammad S.A.W dijuluki
”Abul-Ruh” atau ”Abul-Arwah” artinya
”Bapaknya segala ruh”.
Marilah kita teruskan riwayat Adam !!

Setelah kejadian Adam dengan sempurna ,
sebagai manusia baru , dialah jenis makhluk
manusia yang pertama . Wajahnya bagus
simpatik , ganteng , pendek kata semua
malaikat merasa kagum melihat Adam yang
begitu bagusnya .
Mereka sama sekali tidak menyangka bahwa
makhluk yang asalnya dari tanah , kini
kelihatan bagus dan indahnya .Baik raut
mukanya atau potongan tubuhnya .

Adam berganti rupa dengan memakai pakaian
kebesaran dari Syurga , dengan memakai
mahkota yang ditatah intan berlian yang
menambahkan keagungannya yang layak
sebagai seorang raja atau khalifah .

Tampaklah Adam dilihat oleh para malaikat ,
sangat anggun dan berwibawa . Cocok
pribadi nya sebagai seorang raja , Adamiiii
duduk di kursi keemasan yang bertatah intani
permata , di kelilingi oleh para malaikat .
Kemudian setelah Adam duduk diatas kursi ,
lalu diusung oleh empat orang malaikat dan
diiringi oleh beberapa banyak malaikat pula
untuk diarak dan diperkenalkan di langit yang
pertama sampai ke langit yang ketujuh
sampai ke syurga .

Di sanalah Adam dapat melihat segala barang
yang ajaib daripada ciptaan Tuhan . Adami
dapat menyaksikan dengan mata kepalanya
akan kebesaran kerajaan ALLAH yang
meliputi langit dan bumi .
Selain dari itu agar para malaikat dan
makhluk lainnya dapat mengetahui akan
kadar ketinggian derajatnya Adam di sisi
ALLAH , ialah yang akan diangkat kelak
menjadi Khalifah Tuhan di muka bumi .
Menurut riwayat , kurang lebih 100 tahun
lamanya Adam diarak oleh malaikat . Dan
selesai show acting itu lalu Adam dibawa ke
Syurga , yaitu tempat Adam mula-mula
dijadikan .

Kemudian datanglah Jibril membawa seekori
kuda kendaraan dari Syurga . Bagus sekali
kuda itu berbulu warna hijau kumbang serta
bersayap sangat indah sekali , berkilauan-
kilauan serta harum baunya . Kuda itu dapat
bicara seperti manusia , dibelakangnya
terdapat tempat duduk yang aman .

Jibril memegang kendali , Mikail duduk
sebelah kanan Adam dan Israfil duduk
sebelah kirinya .
Diceritakan di mana siiiiaja Adam bertemu
Malaikat , ketika ia diarak , selalu ia
mengucap “Assalamu’alaikum” yang dijawab
oleh para malaikat “Wa’alaikum salaam”.

Kata ALLAH :
“Hai Adam , beginilah
penghormatanmu yang akan di ikuti oleh
anak cucumu sampai hari kemudian”.

Demikianlah Proses Kejadian Adam yang bisa
penulis uraikan , salah dan khilaf nya mohon
di ma’af kan dan selanjutnya……
“Adam
Menikah Di Dalam Syurga”

sumber : Kitab Warta Berita Alam Ghaib
Sebelum Adam Sampai Hari Kemudian