Anak sebatang kara mencari hati

anak sebatang kara mencari hati –– hati yang saling merindui
Sepanah demi sepanah melesat kesana kemari
Sepasang demi sepasang
silih berganti
Bertebaran keangkuhan pecinta sejati Tercipta kisah roman.

kurenungi hari ini Pilu dan sedih tak sama saat terbaca
Rapuh,, ringan tercerai berai setelah terlahap api Sesalku

Bara rokok terangi sudut kamar yang gelap
Asap mengepul sesakkan ruangan sempit nan pengap
Duduk bersimpuh lamunku meraja Berangan keranda tak kunjung tiba
Riuh tak kedipkan mata
Sunyi hingga sempitkan samudra

Cantik tak buai nafsu
Molek hanya dia,,kau,,kalian dan mereka yang tahu

Sekilas kudamba sepasang mata lentik Pejamnya telan pesona Tatapnya harukan semesta
Terbayang betapa manja,, unik dan cantik
Sedetik kukira kaulah sang hawa Yang kudamba

saat fajar tiba Sejurus kusangka kaulah sang mama
Yang terlelap dikamarku
Inilah sang nyata,,….hai pecundang gila….!!!!

Kaulah sang perkasa
Rasakan yang kau baca
Tak usah perdulikan akhir nelangsa

Pikiranku berjuta padanya
Terima sejarah tinggal nama karnanya
Aman dan tentram termakna
liang itu belum mau kugali dan kubuka

Akankah dia merasa
Bait akhir kaulah yang kudamba
Terlantun doa untukmu
Terimalah aku apa adanya..<3 UMB

Artikel Terbaru Lainnya :